Langsung ke konten utama

Edukasi Kepenulisan Artikel II

 EDUKASI KEPENULISAN ARTIKEL II

“MEMBANGUN SKILL KEPENULISAN MAHASISWA GENERASI Z SEBAGAI AGENT OF CHANGE DALAM MEWUJUDKAN RISET YANG BERKUALITAS”



Gambar Pamflet Edukasi Kepenulisan Artikel (Membangun Skill Kepenulisan Mahasiswa Generasi Z Sebagai Agent Of Change Dalam Mewujudkan Riset Yang Berkualitas)

Hallo Sobat dycres

Dycres bawa kabar baik nih. Hayoo pada tau nggak nih kira-kira apa yaa???

UKM-F Dycres UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan telah melaksanakan Edukasi Kepenulisan Artikel II yang bertemakan Membangun Skill Kepenulisan Mahasiswa Generasi Z Sebagai Agent Of Change Dalam Mewujudkan Riset Yang Berkualitas. Untuk dewan jurinya yaitu Ibu Indah Purwati M.M., Muhammad Izzat Firdausi, M.SC., selaku Dosen UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan. Edukasi kepenulisan artikel II ini dilaksanakan pada hari Minggu tepatnya tanggal 11 Juni 2023 di Aula It 4 gedung Fakultas Syariah UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan pada pukul 09.00 - selesai.




Gambar sesi penilaian artikel Edukasi Kepenulisan Artikel II (Membangun Skill Kepenulisan Mahasiswa Generasi Z Sebagai Agent Of Change Dalam Mewujudkan Riset Yang Berkualitas)

Rangkaian acara dalam edukasi kepenulisan artikel mengenai Membangun Skill Kepenulisan Mahasiswa Generasi Z Sebagai Agent Of Change Dalam Mewujudkan Riset Yang Berkualitas. terdiri dari pembukaan oleh moderator yaitu saudari Eny Siskawati selaku koordinator dari Divisi SDI, selanjutnya presentasi artikel kelompok masing-masing dan sesi tanya jawab, closing statement dari juri dan penutupan. Pelaksanaan edukasi II ini dilakukan menggunakan konsep tatap muka dengan semangat. Pengurus dalam mempresentasikan artikel kelompoknya masing-masing dalam edukasi ini sudah bagus dan cara penyampaiannya juga sudah baik. Semoga kedepannya bisa berjalan dengan lancar.


Redaktur

#EdukasikepenulisanartikelKepenulisan

#Divisiriset

#dycres

#febiuingusdurpekalongan

#uingusdurpekalongan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

"METODE PENELITIAN KUANTITATIF"

METODE PENELITIAN KUANTITATIF Hasil Kajian DYCRES yang di isi Novendi Arkham Mubtadi Penelitian kuantitatif adalah definisi, pengukuran data kuantitatif dan statistik objektif melalui perhitungan ilmiah berasal dari sampel orang-orang atau penduduk yang diminta menjawab atas sejumlah pertanyaan tentang survei untuk menentukan frekuensi dan persentase tanggapan mereka. Sebagai contoh: 240 orang, 79% dari populasi sampel, mengatakan bahwa mereka lebih percaya pada diri mereka pribadi masa depan mereka dari setahun yang lalu hingga hari ini. Menurut ketentuan ukuran sampel statistik yang berlaku, maka 79% dari penemuan dapat di proyeksikan ke seluruh populasi dari sampel yang telah dipilih. pengambilan data ini adalah disebut sebagai survei kuantitatif atau penelitian kuantitatif. Ukuran sampel untuk survei oleh statistik dihitung dengan menggunakan rumusan untuk menentukan seberapa besar ukuran sampel yang diperlukan dari suatu populasi untuk mencapai hasil dengan ting...

Panduan Akses Turnitin dan Grammar Checker IAIN Pekolongan

  Download File Disini

Tips Menjadi Mahasiswa Pro Player

Tips Menjadi Mahasiswa Pro Player Oleh: Ratna Normawati ratnanorma71@gmail.com Ekonomi Syariah IAIN Pekalongan Apa sih Mahasiswa Pro Player itu? Mahasiswa merupakan orang yang belajar di perguruan tinggi, orang yang menuntut ilmu di perguruan tinggi. Sedangkan Pro Player atau Pro Gamer itu bisa disebut sebagai julukan atau pujian dan bisa juga sebagai profesi atau pekerjaan seseorang yang sudah mahir dalam bermain game yang digelutinya. Kata Pro adalah lawan kata dari Noob, kata Pro juga termasuk dalam bahasa slank. Pro biasa di tujukan buat mereka yang hebat dalam bermain game. Jadi, Mahasiswa Pro Player itu seseorang yang sedang menempuh pendidikannya di perguruan tinggi yang sudah mahir dalam bermain games yang digelutinya tanpa mengganggu waktu belajar mereka. Biasanya menjadi mahasiswa pro player ini harus bisa membagi waktu antara kepentingan belajar dengan bermain games, jadi jangan disalahkan kalau seorang gamers juga tidak seburuk yang mereka kira. B...